Dia menambahkan, keterlibatan masyarakat dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan program. Masyarakat harus menjadi bagian utama dalam proses pemberdayaan, bukan hanya sebagai penerima manfaat.
“Karena itu, kami terus membangun kolaborasi dengan pemerintah, institusi pendidikan, komunitas, dan berbagai mitra agar potensi lokal dapat berkembang menjadi kapasitas dan peluang ekonomi yang manfaatnya dapat terus dirasakan dalam jangka panjang,” tambah Yusri.
Dorong Kemandirian melalui Peternakan Terpadu
Platinum Award ICA 2026 diraih Vale Indonesia melalui program Pengembangan Peternakan Ayam Kampung Terpadu “Woliko”, yang dikembangkan sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan usaha peternakan ayam kampung secara terpadu.
Program Woliko mendorong penguatan kapasitas kelompok dalam mengelola peternakan sekaligus mengembangkan kegiatan ekonomi yang saling terhubung.
Pendampingan mencakup pengelolaan peternakan, pengembangan pakan dan bahan pendukung, hingga pemanfaatan hasil samping peternakan untuk mendukung kegiatan pertanian.
Melalui pendekatan tersebut, peternakan dikembangkan sebagai ekosistem usaha yang membuka peluang ekonomi, meningkatkan keterampilan masyarakat, dan mendorong pemanfaatan sumber daya secara lebih produktif.
Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja Lokal melalui Pelatihan Vokasi
Gold Award ISDA 2026 diraih melalui program Vocational Short-term Training (VST), yang dikembangkan untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja lokal.
Program ini mempertemukan kebutuhan pengembangan sumber daya manusia dengan kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja melalui pelatihan vokasi pada bidang-bidang yang relevan dengan perkembangan industri.



















