“Meskipun butuh survei, tapi menurut saya salah satu kandidat Wagub paling layak menurut saya pak Muharram Nurdin. Karena secara posisi PDIP sudah menggenapkan kursi Partai Nasdem. Ini bukan koalisi antar orang, tapi koalisi partai politik. Syarat yang dibutuhkan 11 kursi untuk maju.”
Ahmad Ali sendiri mengaku sengaja mendaftarkan diri tanpa membawa pasangan di semua partai, karena Partai Nasdem ingin menerima semua aspirasi dari partai-partai calon koalisi.
“Kita tetap akan lakukan survei untuk bisa memenangkan kontestasi 2024 ini. Kami sepakat ingin maju bukan cuma ingin memenuhi syarat tapi juga ingin menang untuk memajukan Sulawesi Tengah. Kami akan bentuk koalisi besar untuk mengusung Paslon,” urainya.
Sementara Ketua DPW Nasdem Nilam Sari Lawira, juga memberikan isyarat kemungkinan Muharram Nurdin bisa jadi pasangan Ahmad Ali pada Pilkada mendatang.
“Di pemilu pak Muharram sedikit terhambat, tapi Insyaallah pak Muharram nanti dilantik, entah di legislatif atau eksekutif,” kata Nilam.
Ia yakin kader partai yang akan didukung akan mendapat dukungan dan diterima oleh PDIP.
Tidak hanya potensi koalisi pada pemilihan gubernur, Nasdem juga menawarkan koalisi untuk mengusung paslon di tingkat kabupaten.
Usai menyerahkan formulir pendaftaran bakal calon gubermur di kantor DPD PDIP, rombongan Nasdem yang mengantar Ahmad Ali juga menyerahkan formulir di kantor DPW PAN Sulteng. RED
