Ahmad Ali Jadi Ayah Angkat Anggota Rumah Merah Putih Difabel Berkarya Kota Palu

Ahmad Ali
Ahmad Ali berdiskusi dengan penyandang disabilitas dari Rumah Merah Putih Difabel Berkarya Kota Palu. / Ist

“Mungkin kalau pemimpin ada masanya, ada waktunya, tetapi seorang ayah akan terus ada dan akan selalu ada,” kata dia.

“Di perbincangan tersebut, dengan hikmat kami berbicara dengan beliau (Ahmad Ali), kami memperkenalkan diri kami, menceritakan apa yang ada di benak kami selama ini,” ungkap pengurus rumah singgah disabilitas yang beralamatkan di Jalan Jati Nomor 66 Kota Palu tersebut.

Dewi dan kawan-kawan mengaku hanya ingin mendapatkan dukungan dari sosok yang mau menjadi mata dan tangan untuk memegang, menuntun, merangkul dan memeluk mereka.

Penyandang disabilitas tak butuh belas kasihan, mereka tidak butuh uang atau materi, merka tidak mencari itu semua, tapi merka mencari sosok yang bisa memberikan kesempatan, memberikan ruang, memberikan tempat untuk berkarya, untuk bisa menjadi lebih baik, agar mereka bisa dihargai di masyarakat, di Provinsi Sulawesi Tengah.

Dia berharap dengan diberikan ruang, stigma negatif di masyarakat yang seolah-olah disabilitas bukan apa-apa, bahkan kadang dianggap aib dan beban bisa dihilangkan.

“Respons dari beliau sangat luar biasa, beliau menangis bersama kami, terharu bersama kami, dan satu kata dari beliau, tidak banyak beliau bilang sama kami, saya jadi gubernur atau tidak jadi gubernur saya adalah Ayah kalian, kalian adalah anak-anak saya,” Dewi menirukan pernyataan Ahmad Ali saat berdiskusi.

“Saya mewakili teman-teman mengucapkan terima kasih karena pak Ahmad Ali sudah merespons kami dengan baik, bahkan bapak bilang kalau memang ada teman-teman disabilitas yang membutuhkan kursi roda, bisa bilang dengan beliau melalui teman-teman Rumah Merah Putih, beliau siap menjadi Ayah untuk kami, itu kesan yang kami rasakan saat bertemu,” tandasnya.

Ia bersama rekan-rekannya juga mendoakan agar Ahmad Ali bisa terpilih sebagai gubernur Sulawesi Tengah pada pemilihan kepala daeran November 2024 mendatang. Meski dengan keterbatasan, mereka ingin ikut mengantarkan Ahmad Ali hingga masuk ke kantor gubernur sebagai kepala daerah.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News
Exit mobile version