Iklan HUT Sulteng DPRD

AJI Palu: 2021 Tahun Kelam Bagi Jurnalis di Sulteng

AJI Palu
Sejumlah jurnalis di Kota Palu, Sulawesi Tengah sedang melakukan peliputan. / ReferensiA.id

“Kemudian, somasi oleh pejabat di Parigi Moutong terhadap Thomy Noho atas tulisan di media kompasulawesi. Kini kasusnya stagnan.”

Kekerasan berikutnya, dialami wartawan kabarselebes.com Alshie Marcelina. Ia dipukul oleh anggota polisi, saat sedang meliput demonstrasi ‘Reformasi Dikorupsi’ di Palu. Melalui perantaraan ORI Sulteng, kasus berakhir damai, antara Alshie dan Kapolres Palu.

Terakhir, perampasan alat kerja wartawan terhadap TV One atas nama Andi Baso Hery di Luwuk Banggai. Kasus ini juga berakhir damai.

Keselamatan Jurnalis di Sulteng

Selain serangan terhadap jurnalis, keselamatan jurnalis di lapangan harus mendapat perhatian serius. AJI Palu mencatat, pada 2021, gelombang pandemi Covid-19 bersamaan dengan merebaknya varian delta, banyak wartawan yang terpapar. Yang berhasil dicatat  19 orang di Palu. Dan enam orang di Kabupaten Luwuk Banggai. Total wartawan yang terkena Covid-19 sebanyak 21 orang.

AJI Palu dengan organisasi wartawan lainnya, menggalang dana untuk menangani kawan-kawan yang terpapar tersebut. Mulai dari menyiapkan rumah isolasi, menyuplai vitamin, menyiapkan oksigen dan membagikan sembako.

“AJI Palu bersama aliansinya, tak hanya menangani wartawan yang berasal dari AJI Palu. Namun juga dari asosiasi di luar AJI Palu,” jelas Rifai.

Kesejahteraan Jurnalis

Kesejahteraan jurnalis adalah isu lain yang penting untuk diperhatikan. Menjamurnya media di era digital, membuat kesejahteraan jurnalisnya menjadi persoalan serius yang harus diperhatikan.

AJI Palu berpendapat, salah satu standar profesionalitas jurnalis adalah dengan mendapatkan upah layak dari perusahaannya. Dengan demikian independensi tetap harus terjaga sebagai gerbang terakhir yang menjamin pers mampu menjalankan fungsinya sebagai penyanggah keempat demokrasi di daerah ini.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google NewsIklan Bawaslu Morowali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *