ReferensiA.id- PT Akulaku Finance Indonesia (AFI) membekali pemahaman digital pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), masyarakat umum, hingga komunitas disabilitas di Kota Palu melalui seminar edukasi keuangan dan pemasaran digital bertajuk #BeraniBeraksi 2026 di Lotus Ballroom Swiss-Belhotel Silae Palu, Kamis 17 September 2026.
Langkah strategis demi mendongkrak daya saing usaha lokal di era digital ini menjadi komitmen nyata perusahaan dalam memperluas literas dan inklusi keuangan, serta memperkuat ekosistem wirausaha di berbagai daerah, termasuk Sulawesi Tengah (Sulteng).
Para peserta dibekali pemahaman mengenai layanan pembiayaan digital, sekaligus memperkuat kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan kanal pemasaran digital untuk mengembangkan usahanya.
Acara ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelaku usaha lokal, penyandang disabilitas, hingga masyarakat umum di Kota Palu.
Dalam sesi literasi keuangan, Head of IT Products and Digital Operations Akulaku Finance Indonesia, Berlianto Michael Rengkung membagikan wawasan mengenai pentingnya bersikap bijak di tengah semakin berkembangnya layanan keuangan digital.
Materi yang disampaikan mencakup pentingnya memahami karakteristik layanan keuangan digital, mempertimbangkan manfaat dan risiko, serta mengetahui hak dan kewajiban sebagai konsumen sebelum mengambil keputusan keuangan.
“Di era digital, semakin banyak pilihan layanan keuangan yang bisa diakses. Oleh karena itu, literasi keuangan menjadi penting agar setiap individu, termasuk para pelaku usaha, dapat memahami risiko, serta mengambil keputusan keuangan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing,” ujar Berlianto.
Turut hadir memberikan kata sambutan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah, Richard Arnaldo. Ia mengapresiasi inisiatif PT Akulaku Finance Indonesia dalam menghadirkan edukasi bagi masyarakat, serta menyoroti pentingnya edukasi keuangan dan penguatan kapasitas dalam membantu pelaku usaha beradaptasi dengan perkembangan zaman sekaligus meningkatkan daya saing di era digital.



















