Iklan HUT Morowali PT Vale

Ambulans Jalan Sendiri Antar Jenazah ke Rumah Duka di Ampana Sulteng, Begini Faktanya

Ambulans jalan sendiri
Kolase foto tangkapan layar video viral ambulans berjalan tanpa sopir (kiri) dengan salah satu bangunan di Kota Ampana berdasarkan hasil penelusuran tim cek fakta ReferensiA.id. / ReferensiA.id

ReferensiA.id- Masyarakat dihebohkan sebuah video ambulans jalan sendiri atau tanpa sopir yang beredar di grup-grup percakapan WhatsApp (WA). Disebutkan, peristiwa itu terjadi di Ampana, Kabupaten Tojo Una-una (Touna), Sulawesi Tengah.

Pada video yang dilihat tim cek fakta ReferensiA.id, Kamis 20 Oktober 2022, tampak seorang pria di dalam sebuah mobil ambulans tengah memegangi sesuatu mirip jenazah yang sudah ditutupi kain. Sementara orang yang berada di sampingnya merekam kejadian itu.

Baca Juga:  Cucu Presiden Disuruh Mijat Curi Perhatian Netizen

Terdengar pula diduga suara seorang wanita yang merekam kejadian tersebut, sedang menangis berbarengan dengan suara sirene ambulans.

Bersamaan dengan video itu, juga dikirim rekaman suara yang memaparkan soal kejadian tersebut.

“Sopirnya ambulans belum naik, mobil jalan sendiri. Diantar sampai tujuan, di tempat duka,” begitu suara pria dalam rekaman suara yang dikirim bersamaan dengan video viral tersebut.

Baca Juga:  Eks Polwan Mengaku Dipecat Karena Tolak Bebaskan Tersangka Pemerkosaan, Begini Klarifikasi Polda Sulteng

Pria tersebut juga menyebut video itu direkam dan terjadi di Ampana, Kabupaten Tojo Una-una.

“Itu yang basyuting (merekam video), dia menangis itu bukan gara-gara orang meninggal, ketakutan mobil jalan sendiri,” ujarnya.

Tim cek fakta ReferensiA.id pun coba memastikan lokasi pengambilan video itu. Berdasarkan hasil penelusuran menggunakan Street Views dan Google Maps, bisa dipastikan kejadian itu memang direkam di Kota Ampana.

Baca Juga:  Cek Fakta: Tidak Benar Ambulans Jalan Sendiri Bawa Jenazah di Ampana Sulteng

Tim cek fakta menemukan sejumlah petunjuk berupa bangunan dan beberapa tanda yang sangat mirip, berada di Jalan Hasanuddin, Kota Ampana, dengan tanda dan bangunan yang ada di dalam rekaman video itu.