Bekal Baru Pekebun Sawit Aceh Tamiang Menuju Produktivitas Berkelanjutan

sawit
Ist

ReferensiA.id- Upaya melahirkan pekebun sawit mandiri yang berkelanjutan terus digalakkan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan PT Forestcitra Sejahtera atau Mutu Institute, melalui pendampingan dan berbagai pelatihan langsung bagi para pekebun.

Atas kerja sama kedua Lembaga itu, kembali digelar Pelatihan Budi Daya Program Pengembangan SDM Perkebunan pada 29 Juni hingga 4 Juli 2026 di Provinsi Aceh. Sebanyak 150 pekebun sawit swadaya dari Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, dilibatkan.

Program ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kapasitas pekebun sawit swadaya agar mampu menerapkan praktik budi daya yang lebih baik, produktif dan berkelanjutan.

Kegiatan pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Tamiang, Sonny Indra Syahputra.

Ia menyampaikan, sektor perkebunan kelapa sawit memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Aceh, terutama di wilayah sentra perkebunan seperti Kabupaten Aceh Tamiang.

Baca Juga:  Walhi Sulteng Dorong Kemandirian Pangan di 4 Desa yang "Dikepung" Sawit

Kemajuan perkebunan kelapa sawit di Aceh perlu terus diperkuat melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan pekebun, khususnya dalam aspek pemilihan benih, pembibitan, pemeliharaan tanaman, pemupukan, dan pengelolaan kebun yang sesuai dengan prinsip keberlanjutan. Sehingga pelatihan ini menjadi penting.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap pekebun sawit swadaya semakin siap mengelola kebunnya secara tepat, sehingga produktivitas meningkat dan kesejahteraan masyarakat ikut terdorong,” ujar Sonny saat membuka pelatihan.

Baca Juga:  BPDP dan Mutu Institute Latih Pekebun Sawit di Kalsel Implementasikan ISPO

Sementara itu, Direktur PT Forestcitra Sejahtera (Mutu Institute), Wahyu Riyadi, menjelaskan pelatihan ini dirancang untuk memberikan bekal teknis dan praktis kepada pekebun mengenai budi daya kelapa sawit yang baik, mulai dari penggunaan benih unggul, teknik pembibitan, pemeliharaan tanaman, pengendalian organisme pengganggu tanaman, hingga penerapan praktik perkebunan berkelanjutan.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *