Iklan HUT korpri

Bima Arya Sanjung Pelaksanaan Kejurnas ALTI di Sulteng: Ekspose Alam dan Lahirkan Atlet Potensial

Kejurnas ALTI di Sulteng
Peserta lomba lari trail Kejurnas ALTI di Sulawesi Tengah. / Ist

ReferensiA.id- Ketua Umum Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) Bima Arya Sugiarto menyanjung pelaksanaan kejuaraan nasional (Kejurnas) perdana ALTI yang digelar di Sulawesi Tengah (Sulteng) pada 15-17 Juli 2022.

Dia menyebut lintasan yang digunakan pada Kejurnas ALTI di Sulteng sangat baik. Selain menguji kemampuan atlet lari trail, lintasan yang melewati Gunung Gawalise di Kota Palu dan Kabupaten Sigi itu juga menyajikan pemandangan alam yang memanjakan mata.

Baca Juga:  Kejurnas Lari Trail Pertama Digelar di Sulteng, Diikuti 105 Atlet

“Potensi ini luar biasa, di sini kita juga mengekspose pemandangan yang sangat cantik. Ada gunung, ada laut. Kita sekaligus mempromosikan wisata selain mencetak atlet,” ujar Bima Arya usai menutup Kejurnas ALTI di Lapangan Sepak Bola PS Balane, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Minggu 17 Juli 2022.

Menurut Bima Arya, banyak atlet potensial yang lahir di Kejurnas ALTI yang baru pertama kali digelar itu.

Baca Juga:  Jawa Barat Juara Umum Kejurnas ALTI, Ini Daftar Lengkap Perolehan Medali

“Walaupun ini yang pertama dilakukan, kita lihat banyak sekali atlet-atlet yang performanya luar biasa,” katanya.

Ia menyebut Kejurnas ALTI bakal kembali dilaksanakan tahun depan. Bahkan, cabang olahraga yang masih masuk kategori olahraga rekreasi ini diupayakan bakal masuk ke ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) sebagai cabang olahraga prestasi.

“Sedang mengarah ke olahraga prestasi dan bisa masuk PON. Syaratnya kan Kejurnas dua kali dan eksebisi satu kali,” katanya.

Baca Juga:  Ade Putra Katume, "Pelari Kampung" dari Poso Juara 1 di Kejurnas ALTI

Di Kejurnas ALTI itu, Provinsi Jawa Barat keluar sebagai juara umum usai merebut 3 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu dari 7 kategori yang dilombakan.

Adapun kategori yang dilombakan yakni jarak pendek (43 km) untuk putra dan putri, jarak panjang (85 km) putra dan putri, jarak vertikal (6 km) putra dan putri serta kategori beregu campuran (85 km). RED