Iklan HUT Sulteng DPRD

Cerita Sukses Petani di Kolaka Tingkatkan Produksi dengan Metode SRI Organik

SRI Organik
Panen raya di Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. / Ist

Program SRI di Kabupaten Kolaka dimulai sejak November 2021 di Kecamatan Tanggetada, Desa Lamedai dengan total luas lahan 1,41 Ha milik 13 petani binaan.

Lokasi lainnya berada Kecamatan Baula tepatnya di Desa Puubunga, Puuroda, Puulemo dengan luas lahan 0,85 Ha milik sembilan petani.

Hingga kini sudah ada 54 petani yang ikut pelatihan tersebut. Penanaman perdana SRI Organik ini dilaksanakan pada Sabtu 26 Februari 2022 lalu.

“Saya berterimakasih kepada PT Vale yang telah memberikan pembinaan PSRLB melalui metode SRI Organik ini. Sekarang kami bisa buat sendiri pupuk dan MOL (mikro organisme lokal) ini,” ungkap Onang saat presentasi hasil PSRLB, disela-sela panen raya di Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Rabu 1 Juni 2022.

Empat minggu pertama, diakui Onang cukup kesusahan. “Namun dengan pendampingan penuh dari PT Vale dan Yayasan Aliska kami lebih cepat paham,” tuturnya.

Onang dan anggota kelompok tani lainnya sudah panen perdana SRI Organik di Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka, Rabu 1 Juni 2022.

Padi yang sukses dipanen mencapai 8,36 ton per hektare dari luar lahan 3 Ha di empat desa yang ada di dua kecamatan.

Panen perdana dihadiri Bupati Kolaka Ahmad Safei, Wakil Bupati Kolaka Muh. Jayadin, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Bahrun Hanise, Kapolres Kolaka AKBP Saiful Mustofa, Ketua Komisi III DPRD Kolaka Akhdan, Camat Baula Saritomo, dan Vice President Director PT Vale Adriansyah Chaniago.

Bupati Kolaka, Ahmad Safei mengaku senang atas hasil panen raya perdana program PSLRB dengan metode SRI Organik.

Dia mengapresiasi dan berterima kasih kepada PT Vale yang telah menyosialisasikan program tersebut kepada para petani di Kolaka, sehingga membawa perbaikan kehidupan pertanian yang lebih baik.

“Padi SRI Organik ini dapat meningkatkan produksi nyata dari 4 ton per hektarnya gabah kering menjadi 8 ton per hektarnya dengan kualitas padi yang lebih baik,” ungkapnya.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google NewsIklan Bawaslu Morowali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *