Dalam mendukung kesehatan gratis bagi masyarakat Morowali itu, Pemda membentuk Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Daerah dengan Perda pengobatan gratis dan tidak hanya berlaku di daerah Morowali. Tapi berlaku di mana saja masyarakat dirujuk dengan semua jenis penyakit tanpa batas waktu dan biaya.
Pemkab juga memiliki program Gema Sebumi (Gerakan Selamatkan Ibu Hamil). Sejak program itu diterapkan kematian ibu hamil dan balita menurun drastis.
Selain itu ada program beras raskin untuk masyarakat miskin. “Kita subsidi rakyat miskin itu sehingga tidak beli. Karena kondisi mereka itu benar- benar susah,” urainya.
Di bidang Infrastruktur, Anwar Hafid juga tercatat telah membangun jembatan penghubung antarpulau.
Sejak 1 Maret 2017, transportasi udara mulai tersedia ke Morowali melalui Bandara Udara Maleo dari Palu, Makassar dan Jakarta.
Infrastruktur lainnya yang menjadi karya Anwar Hafid dalam program perbaikan infrastruktur yakni pelabuhan laut cukup besar kapasitas 100 ribu ton. Dan yang tidak kalah menariknya adalah pembangunan jalan aspal 1.000 kilometer dalam Kabupaten Morowali termasuk jalan taninya.
Pada pemilihan gubernur Sulteng 2014, Anwar Hafid didampingi calon wakil gubernur Reny A Lamadjido yang juga memulai kariernya di pemerintahan dari bawah.
Reny pernah menjadi kepala Puskesmas, direktur RSUD Anutapura kota Palu, hingga direktur RSUD Undata. Selanjutnya, menjadi kepala Dinas Kesehatan Sulteng dan Wakil Wali Kota Palu. ***
