Iklan HUT Morowali PT Vale

Jusuf Kalla Lantik PW DMI Sulteng, Ahmad Ali: Jangan Bawa Bendera Partai

Jusuf Kalla Lantik PW DMI Sulteng
Proses rapat final cek rencana pelantikan Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Sulawesi Tengah. / Ist

ReferensiA.id- Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Pusat, H Jusuf Kalla lantik PW DMI Sulteng, Ahad, 6 Maret 2022 besok. Rencana pelantikan dilaksanakan pukul 09.30 Wita di halaman Masjid Agung Baiturrahim Lolu, Palu.

Ketua Pimpinan Wilayah (PW) DMI Sulteng, H Ahmad M Ali meminta agar semua pengurus DMI memberi ruang dan kesempatan kepada siapapun yang mau berbuat kebaikan.

Menurutnya, semua orang bisa berkontribusi dan membranding dirinya membawa bendera DMI. Dia juga menyilakan siapa saja yang mau membantu karena kebaikan adalah milik bersama. Namun, dia menegaskan jangan membawa bendera partai.

Baca Juga:  Jusuf Kalla Tinjau Vaksinasi di Palu

“Buka kran siapa yang mau berkontribusi. Tapi jangan bawa bendera partai. Karena mengurus ummat harus secara bersama sama, bukan milik satu warna,” pesan Ahmad Ali saat memimpin rapat final cek panitia pelantikan, Sabtu 5 Maret 2022.

Diketahui, Ahmad M Ali adalah Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem. Sudah dua periode duduk di DPR RI yakni 2014-2019 dan 2019-2024. Dia terpilih dari daerah pemilihan Sulawesi Tengah.

Baca Juga:  Ada Paket Buka Puasa Gratis Setiap Hari di Sektetariat DMI Sulteng

Beberapa waktu lalu, Ahmad Ali terpilih secara aklamasi sebagai ketua PM DMI Sulteng masa bakti 2022-2026 pada musyawarah di Palu.

Terkait seremoni pelantikan, dia meminta panitia terus mematangkan kesiapan. Panitia harus mengupayakan jangan sampai timbulkan risiko atau minimal diperkecil risiko karena kegiatan dilaksanakan dalam kondisi pandemi Covid-19.

“Jangan sampai ada klaster dewan masjid. Itu yang harus kita hindari. Penuhi syarat mutlak, seperti pakai masker,” pintanya.

Baca Juga:  UIN Datokarama Palu Dukung DMI Sulteng Kembangkan Kompetensi Pegawai Syara

Dia juga minta acara pelantikan dipersingkat, tidak lebih satu jam setengah. Hindarkan diri dari risiko kemungkinan penularan. Acara yang tidak terlalu penting tidak perlu dimasukkan.