Kasus Tertembaknya Erfaldi Tak Cukup Sampai Temukan Pelaku

Sunardi Katili (tengah) / Ist

“Apakah sudah benar penerapannya atau masih keliru, jika dianggap sudah benar, mengapa ada korban tewas akibat proyektil tajam?”

“Maka jangan hanya temukan pelaku penembakan lalu ditetapkan sebagai tersangka, kemudian dihukum sesuai peraturan undang-undang berlaku dan dianggap selesai. Tetapi dilihat ada hubungan sistem yang dugaan ARB bahwa pelaku penembak tersebut di bawah perintah atasan dan perintah atasan ini diduga pula tidak sesuai SOP, Protap dan Perkapolri, ARB meyakini pelaku melakukan tindakan penembakan bukan atas inisitif sendiri,” tandasnya.

Jika semua dugaan dan keyakinan ini benar, maka keamanan terhadap aksi massa saat penyampaian pendapat di muka umum tidak dijamin tidak akan menelan korban, meski para demonstran telah dilindungi Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

Sebelumnya, pihak kepolisian telah menyampaikan secara terbuka tersangka penembakan yang menewaskan seorang warga saat pembubaran massa aksi demonstrasi di Parimo.

Pengungkapan tersangka dilakukan setelah sebelumnya pihak Bidang Laboratorium Forensik Polda Sulawesi Selatan melakukan uji balistik terhadap proyektil yang ditembakkan senjata api organik jenis pistol HS-9 nomor seri H239748 terhadap korban.

Kepolisian mengungkap pemegang senjata api itu adalah anggota Polres Parimo berpangakat Brigadir Polisi Kepala (Bripka) dengan inisial H.

Seperti diketahui, ARB merupakan perhimpunan yang terdiri dari berbagai lembaga organisasi non pemerintahan, pemuda, mahasiswa dan organisasi paguyuban lainnya, antara lain, Walhi Sulteng, Jatam Sulteng, KPA Sulteng, LBH Sulteng, LBH Apik Sulteng, SKP-HAM, SP Palu, PBHR, YPR, YTM, Econesia, Himasos Untad, Kasimbar Area, Sikola Mobine, Aspirasi Duka Alam, KCB, SMIP-ST, Himap, Himasep, Himagrotek, Komunal, BEMUT, DEI, IP2MM, PMII, Sahabat Alam dan Literasi, IPDMTINSET dan PERMata. RED

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *