Iklan HUT Morowali PT Vale

Kejari Palu Pajang Foto Yahdi Basma Bertuliskan “Wanted” dalam Unggahan Akun Sosial Media

Foto Yahdi Basma bertuliskan "wanted"
Kejari Palu mengunggah foto Anggota DPRD Sulteng Yahdi Basma bertuliskan "Wanted" di akun sosial media Instagram. / Ist

ReferensiA.id- Kejaksaan Negeri (Kejari) Palu masih mencari keberadaan Yahdi Basma, Anggota DPRD Sulteng terpidana kasus pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Bahkan, melalui akun media sosial Instagram, Kejari Palu memajang foto Yahdi Basma bertuliskan “Wanted”.

Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Palu Nyoman Purya membenarkan hal itu. Ia membenarkan foto Yahdi Basma bertuliskan “Wanted” yang berarti dicari itu diunggah oleh akun resmi Kejari Palu.

Baca Juga:  Legislator Minta Bapenda Se-Sulteng Mencontoh Bapenda Banggai

“Iya (unggahan itu di akun resmi Kejari Palu),” jawab Nyoman Purya singkat, Jumat 28 Oktober 2022.

Dia juga menyebut hingga saat ini Kejari Palu belum mengetahui keberadaan Yahdi Basma.

Sementara itu, unggahan akun Instagram @kejaripalu tidak hanya menampilkan foto bertuliskan “Wanted” tapi juga dilengkapi keterangan yang menggambarkan kasus yang menjerat Anggota DPRD Sulteng dari Partai Nasdem itu.

Baca Juga:  Polda Sulteng Tangkap 2 Pelaku Penipuan Online di Samarinda

Berikut keterangan dalam unggahan foto akun Instagram Kejari Palu;

Daftar Pencarian Orang @kejaripalu Yahdi Basma, Terpidana yang divonis oleh Pengadilan dengan hukuman 10 bulan penjara dan denda Rp, 300 juta subsider 1 bulan kurungan telah dimasukkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Kejaksaan Negeri Palu.

Penetapan Yahdi Basma sebagai DPO didasari oleh Kejaksaan Negeri Palu yang telah melakukan pendekatan secara persuasif terhadap terpidana dengan memanggil sebanyak tiga kali untuk hadir yakni pada Kamis (28/7/2022), Rabu (31/8/2022), dan Senin (12/9/2022).

Terpidana yang terjerat kasus pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) ini melarikan diri dari tanggungjawabnya sebagai terpidana.