“Kita dukung aparat Kepolisian untuk menindaklanjuti insiden ini. Siapapun yang salah harus dihukum,” tambahnya.
Erwin juga memastikan bersama dengan tim dari PSSI segera berangkat ke Malang untuk mengetahui kejadian sebenarnya. Itu dilakukan agar saat sidang Komdis nanti bisa memutuskan hukuman apa yang layak diberikan kepada Arema.
Sementara itu, dilaporkan kerusuhan terjadi usai laga derbi Jatim yang dimenangi Persebaya dengan skor 3-2 di Stadion Kanjuruhan, Malang. Video detik-detik kerusuhan itu beredar di sosial media.
Akibat kericuhan itu, pemain Persebaya langsung diungsikan dengan kendaraan taktis dari Kepolisian.
Sementara berdasarkan video yang beredar luas, pihak keamanan dalam upaya mengendalikan massa terpaksa menembakkan gas air mata.
Akibat tembakan gas air mata itu, banyak suporter pingsan dan sulit bernapas. Sehingga suporter tampak panik dan berhamburan berusaha keluar dari stadion.
Meskipun belum didapatkan keterangan resmi terkait jumlah korban, namun sejumlah laporan menyebutkan korban jiwa akibat insiden itu mencapai puluhan orang. RED
