Iklan HUT Morowali PT Vale

Marak Judi Sabung Ayam di Kota Palu, Polisi Pertanyakan Peran Pemkot

Judi Sabung Ayam di Kota Palu
Ilustrasi. / wikiart.org

ReferensiA.id – Kepolisian Resor (Polres) Palu lakukan penggerebekan judi sabung ayam di Kota Palu, tepatnya di Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Sulawesi Tengah, Minggu 20 Maret 2022 malam.

Sayangnya, saat petugas kepolisian yang dipimpin oleh Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Palu Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ferdinand E Numbery SIK MH tiba di lokasi, tak ditemukan aktifitas judi sabung ayam.

Baca Juga:  Wow, Perusda Palu Teken Perjanjian Kerja Sama dengan 9 Pihak Sekaligus

Diperkirakan rencana penggerebekan itu telah diketahui oleh para pelaku judi. Pasalnya, di lokasi masih ditemukan sejumlah tanda baru saja ada aktifitas di lokasi, seperti bulu ayam yang masih berserakan di gelanggang tarung ayam dan beberapa sisa-sia aktifitas lainnya, seperti botol dan gelas bekas minum yang diduga baru ditinggalkan pemiliknya.

Menurut Kasat Reskrim Polres Palu, penggerebekan itu dilakukan atas adanya keluhan masyarakat. Ia pun mengaku pihaknya kesulitan memberantas maraknya judi sabung ayam di Kota Palu. Pasalnya, setelah dilakukan penangkapan sejumlah tersangka dan menutup aktifitas sabung ayam di satu lokasi, akan muncul lagi aktifitas serupa.

Baca Juga:  Diduga Gangguan Jiwa, Pria Ini Aniaya Ayah Kandung Hingga Tewas

“Sebelumnya kita sudah angkat (tangkap pelaku sabung ayam) di (Kelurahan) Tatanga, tapi sekarang ada lagi,” ujar Kasat Reskrim Polres Palu Ferdinand E Numbery kepada wartawan.

Ia pun mempertanyakan peran Pemerintah Kota (Pemkot) Palu dalam “memerangi” maraknya judi sabung ayam. Menurut Ferdinand, upaya memberantas judi sabung ayam tersebut bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tapi seluruh pihak, terutama pemerintah setempat.