Kedua mobil masa depan Hyundai ini mengandalkan baterai Lithium-ion Polymer sebagai satu-satunya sumber tenaga, sehingga dipastikan tidak ada emisi yang dirilis dari mobil ini. IONIQ menggunakan baterai berkapasitas 38,3 kWh sementara KONA dibekali baterai berkapasitas 39,2 kWh.
Untuk mencapai efisiensi daya terbaik, Hyundai memasangkan teknologi regenerative braking di kedua mobil listriknya. Teknologi tersebut memungkinkan pengisian daya baterai secara otomatis memanfaatkan energi kinetik saat pengereman. red
