Lima menit kemudian, giliran Fajar Shadiq yang membawa Moncong Bulo Muda unggul 3-1.
Tertinggal 1-3, Kinantan pun memainkan power play agar bisa mengejar ketertinggalannya. Namun strategi itu malah berakibat fatal.
Satu menit menjelang pertandingan berakhir, Akbar Marhan yang menjadi andalan di pertahanan Moncong Bulo Muda ikut mencatatkan namanya di papan skor. Moncong Bulo Muda unggul 4-1. Skor ini bertahan hingga pertandingan usai.
Kemenangan ini disambut gembira tidak hanya oleh pelatih dan official di lapangan Futsal Tegal, tapi juga para pengurus Asosiasi Futsal Provinsi Sulawesi Tengah beserta puluhan penonton yang menyaksikan nonton bareng melalui layar lebar di Lapangan Futsal Novega Kota Palu.
Euforia kemenangan ini dilengkapi dengan penghargaan yang diraih pemain Moncong Bulo Muda FC yakni pemain terbaik kepada Farhan Almuhtazan dan top skorer kepada Zehdi Insana Kamil yang mencetak 9 gol.
Ketua Asosiasi Futsal Provinsi Sulawesi Tengah Syamsuddin tak kuasa menahan gembira dan haru atas prestasi yang ditorehkan Moncong Bulo Muda FC.
Betapa tidak, sejak organisasi futsal Sulawesi Tengah terbentuk pada tahun 2012 silam, baru kali ini Sulteng meraih prestasi yang luar biasa.
Tidak hanya lolos ke liga profesional tahun 2024, tapi juga tampil sebagai juara liga futsal nusantara tahun 2023.
“Ini prestasi yang luar biasa. Ini tentunya berkat semangat juang adik-adik pemain, pelatih dan official Moncong Bulo Muda. Tentunya pula, berkat doa dari seluruh masyarakat Sulawesi Tengah,” tandasnya yang diamini Sekretaris AFP Sulteng, Andi Acap Pettalolo.
Syamsuddin menambahkan, AFP Sulteng tidak boleh larut dalam euforia kemenangan sebagai juara LFN 2023.
Target utama lainnya yang sedang diusung adalah mempersiapkan tim futsal Sulteng menghadapi babak kualifikasi PON XXI yang direncanakan berlangsung September 2023 mendatang.
