“Saya bersyukur dapat kepercayaan kawan-kawan dan tim. Kalau ini memang menjadi jalan hidup dari olahraga yang harus saya geluti, doakan saya mampu menjawabnya,” katanya.
Setelah 25 tahun ‘tidur’ atau bahkan bisa dibilang “mati suri”, dunia Slalom Sulawesi Tengah akhirnya terbangun, bangkit dan yang lebih spesial karena diwarnai kehadiran seorang pembalap wanita. ***
