Iklan HUT Morowali PT Vale

Pemilu 2024 : Belum Semua Warga Disabilitas Miliki KTP Elektronik di Donggala

Pemilu 2024
Ketua PPDI Sulteng Yusuf (kiri) dan Ketua HWDI Sulteng, Samsinar menghadiri rapat koordinasi (rakor) persiapan pemutakhiran data pemilih Pemilu 2024 di salah satu hotel di Palu, Rabu 16 November 2022. / Ist

ReferensiA.id- Belum semua warga disabilitas di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah miliki KTP elektronik. Mereka pun terancam tidak bisa menggunakan hak suaranya pada Pemilu 2024.

Sebab, salah satu syarat menjadi pemilih adalah tercatat sebagai warga negara Indonesia, dibuktikan dengan dokumen kependudukan yang diterbitkan Dinas Dukcapil.

Masalah itu mengemuka dalam rapat koordinasi (rakor) persiapan pemutakhiran data pemilih Pemilu 2024 yang dilaksanakan KPU Sulawesi Tengah di salah satu hotel di Palu, Rabu 16 November 2022.

Baca Juga:  Kadis Dukcapil Sulteng Ungkap Masalah Data Kependudukan di Morowali

Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Donggala, Alfian mengungkapkan, data terakhir yang diterimanya dari Dinas Sosial Donggala, terdapat 12 ribu lebih warga disabilitas.

Dari 12 ribu lebih tersebut, setelah dilakukan pencocokan sebanyak 700 di antaranya telah memiliki administrasi kependudukan yang valid.

“Jadi warga disabilitas Kabupaten Donggala 700 lebih yang sudah memiliki KTP. Sisanya masih banyak belum memiliki KTP,” kata Alfian menanggapi pernyataan Ketua Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Sulawesi Tengah, Samsinar pada rakor tersebut.

Baca Juga:  Dorong Keterwakilan Perempuan Saat Pemilu, KPU Sulteng - Sikola Mombine Teken Kerja Sama

Ada pula informasi bahwa banyak warga disabilitas tidak dimasukkan oleh keluarganya dalam kartu keluarga.

Oleh karena itu, KPU Donggala sudah menyampaikan kepada Dinas Kependukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) agar warga disabilitas yang sudah wajib KTP diberikan pelayanan administrasi kependudukan dengan baik.

“Agar kami KPU bisa melindungi hak mereka pada pemilu 2024,” jelasnya.