Iklan HUT Morowali PT Vale

Pengaruh Miras, Mata Melotot Hingga Berujung Maut

Pengaruh Miras
Polisi tangkap pelaku ED. / Humas Polri

ReferensiA.id – Pengaruh miras, mata melotot, bertikai dan akhirnya meregang nyawa. Begitulah yang dialami ES (31), warga Kelurahan 15 Ulu Kecamatan Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan.

ES meregang nyawa di tangan pelaku berinisial ED (24), kawannya sendiri. Polisi menangkap ED lima jam setelah kejadian. Pelaku dijerat dengan Pasal 351 KUHP dan Pasal 338 KUHP, dengan ancaman di atas lima tahun penjara.

Baca Juga:  Pelaku Penganiayaan Tiga Perempuan Bermotor di Kota Palu Wajib Lapor

Kepolisian setempat menjelaskan, awalnya korban dan pelaku bertemu di Jalan HM Ryacudu Kelurahan 7 Ulu Palembang Kecamatan SU I Palembang Sumsel, pada hari Kamis (10/3/2022) malam, sekitar pukul 22.00 WIB.

Diduga karena pengaruh minuman keras (miras), ES memelototi dan menganiaya ED. Pertikaian pun tak terelakkan. Karena kesal, ED lantas mengeluarkan pisau dari kantong celananya.

Baca Juga:  Diduga Gangguan Jiwa, Pria Ini Aniaya Ayah Kandung Hingga Tewas

Korban yang terluka di dada dan leher terjatuh ke jalan dengan kondisi bersimbah darah. Warga sekitar membawa korban ke rumah sakit terdekat. Namun, nyawanya tidak tertolong. Sedangkan pelaku ED langsung melarikan diri.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi mengatakan, usai menerima laporan penganiayaan maut tersebut, tim gabungan Unit Pidum dan Tim Tekab Satreskrim Polrestabes Palembang langsung mencari keberadaan pelaku.

Baca Juga:  Video Perempuan Berbonceng 3 Dianiaya di Kota Palu Viral di Sosmed

Pada Jumat 11 Maret 2022 dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Pelaku ED dibekuk di Kelurahan 7 Ulu Palembang Sumsel, tepatnya lima jam usai pembunuhan sadis tersebut.

“Pelaku ED ditangkap tak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP). Karena melawan, kita terpaksa berikan tindak tegas terukur,” ucapnya, Minggu 13 Maret 2022 dikutip di laman resmi.