Iklan HUT Morowali PT Vale

Persipal Masuk 7 Klub “Termiskin” di Liga 2 Indonesia

Persipal
Logo Persipal. / Ist

ReferensiA.id- Persipal tahun ini menjadi salah satu klub yang berkompetisi di Liga 2 Indonesia. Klub asal Kota Palu, Sulawesi Tengah itu berhasil mengamankan satu slot di kasta kedua sepak bola Indonesia usai mengakuisisi klub peserta Liga 2, Muba Babel United.

Persipal menjadi salah satu klub dengan persiapan yang sangat minim sebelum kompetisi Liga 2 dimulai pada 28 Agustus 2022 lalu.

Baca Juga:  Pemain Persipal Dijanjikan Bonus Rumah Jika Masuk 8 Besar Liga 3

Namun, klub yang ditukangi oleh pelatih berlisensi Pro UEFA, Bambang Nurdiansyah itu mampu tampil apik sejauh ini. Hingga pekan keempat, klub yang bermarkas di Stadion Gawalise Palu itu, belum juga terkalahkan. Satu kali menang dan tiga kali seri.

Klub ini juga tidak diperkuat pemain-pemain yang punya nama besar di kancah persepakbolaan tanah air. Hanya ada nama Fajar Handika, gelandang bertahan yang sekaligus dipercayakan sebagai kapten kesebelasan, yang lumayan tenar di telinga.

Baca Juga:  Ini Jadwal Pertandingan Persipal di Grup Wilayah Timur Liga 2 Indonesia 2022

Lalu bagaiman persiapan klub ini secara finansial? Menurut Direktur Utama Persipal Rony Tanusaputra, manajemen klub punya cukup dana untuk membiayai klub dan gaji pemain selama berkompetisi.

“Jadi untuk satu musim ini gaji pemain aman,” ujar Rony Tanusaputra saat konferensi pers perkenalan skuad klub.

Namun berapa nilai pasar klub berjuluk Laskar Tadulako ini? Berdasarkan data transmarket, Persipal berada di urutan 7 terbawah nilai pasar klub terendah.

Baca Juga:  Persipal di Grup E, Berikut Daftar Pembagian Grup Liga 3 Nasional

Secara keseluruhan, nilai pasar Persipal yakni sebesar Rp11,04 miliar. Di bawahnya ada Putra Delta Sidoarjo (Rp10,95 miliar), Karo United (Rp10,34 miliar), Persipa (Rp8,69 miliar), Persijap (Rp8,60 miliar), PSDS Deli (Rp7,91 miliar) dan Persiraja dengan nilai pasar Rp3,04 miliar.