Dalam sambutannya, Menteri Desa dan PDTT Abdul Halim Iskandar menyampaikan arahan presiden, jika dana desa harus dirasakan seluruh warga desa, terutama warga miskin.
Kemudian dampak pembangunan desa harus lebih dirasakan, melalui pembangunan desa yang lebih terfokus untuk menumbuhkan ekonomi dan meningkatkan kualitas SDM desa.
“Dengan mempertimbangkan amanat konstitusi, perintah Undang-Undang, arahan presiden dan wakil presiden, serta merujuk pada Perpres 59/2017 tentang pelaksanaan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, Kemendes PDTT menjadikan SDGs desa sebagai arah kebijakan pembangunan dan pemberdayaan desa. Ini memperjelas arah pembangunan desa, memudahkan pelaksanaannya di lapangan, memudahkan pengukuran hasil, manfaat, serta dampak pembangunan secara berkelanjutan,” katanya.
Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin juga turut hadir dan menyampaikan apresiasinya dalam ajang awarding tersebut.
Menurutnya wapres keberadaan Bumdes/Bumdesma diharapkan mampu mengoptimalkan potensi lokal melalui bidang usahanya, hingga memberikan manfaat bagi masyarakat desa.
Salah satu cara mengoptimalkan potensi desa, katanya, adalah dengan melibatkan tokoh penggerak desa.
“Saya menilai pelibatan tokoh penggerak desa menjadi salah satu faktor pendukung kesuksesan memajukan desa. Selain itu keberhasilan pembangunan desa juga harus ditopang oleh partisipasi SDM setempat yang sama-sama ingin memajukan desanya,” tutur Ma’ruf.
Terpisah, Direktur External Relations PT Vale Indonesia Tbk, Endra Kusuma menyampaikan rasa terimakasih atas adanya apresiasi dalam bentuk penghargaan yang diberikan Kemendes dan PDTT.
Menurutnya, penghargaan itu sekaligus pengakuan atas peran serta perusahaan mendukung pembangunan nasional yang dimulai dari pengembangan desa melalui Bumdes dan Bumdesma di wilayah pemberdayaan.
