Iklan HUT Morowali PT Vale
News  

PT Vale Dukung UKW untuk Tingkatkan Kompetensi Wartawan di Sulawesi Tenggara

PT Vale
Puluhan wartawan mengikuti UKW yang digelar oleh Lembaga Pers Dr Soetomo bekerja sama dengan PT Vale Indonesia. / Ist

ReferensiA.id- PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) mendukung penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diikuti 20 wartawan dari wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra).

PT Vale bekerja sama dengan Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) sebagai lembaga uji, serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) sebagai mitra penyelenggara.

Pelaksanaan UKW akan berlangsung selama tiga hari, yakni 29 hingga 31 Oktober 2022. Hari pertama UKW diisi pembukaan dan pra-UKW. Lokakarya berisi berbagai wawasan dan perkembangan terkini profesi wartawan akan mewarnai sesi pra-UKW.

Baca Juga:  Staf Ahli ESDM Sebut Praktik Pertambangan PT Vale Patut Jadi Contoh

Pembukaan UKW dihadiri Head of Communication PT Vale Bayu Aji, Wakil Ketua Dewan Pers, Agung Dharmajaya, Direktur Eksekutif LPDS, Hendrayana bersama jajaran penguji dari LPDS.

Ketua PWI Sultra Sarjono mengapresiasi kepedulian PT Vale dalam meningkatkan kompetensi wartawan di Sultra melalui UKW, dan peluang ini harus dimanfaatkan dengan baik.

“Terima kasih PT Vale, UKW ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan profesi dan kompetensi wartawan,” ujarnya.

Baca Juga:  PT Vale Catatkan Pendapatan 271,5 Juta Dolar di TW III 2021

Betapa pentingnya UKW ini, ungkap dia, ada sejumlah wartawan rela menempuh jarak cukup jauh untuk bisa UKW.

“Teman-teman sangat bersemangat mengikuti UKW ini. Kita ada peserta, wartawan dari Wakatobi, yang berjuang ke sini dengan naik kapal laut selama delapan jam. Semoga niat baik saudara-saudaraku dapat terjawab. Biasanya perjuangan yang keras akan memberikan hasil yang terbaik, “ungkapnya.

Baca Juga:  PT Vale Perkenalkan Praktik Penambangan yang Baik kepada Mahasiswa Teknik Mesin Seindonesia

Pada sambutannya, Direktur Eksekutif LPDS, Hendrayana menceritakan sejarah LPDS. Hendrayana memberi julukan LPDS sebagai “anak kandung” dari Dewan Pers.