Iklan HUT Morowali PT Vale

PT Vale Gandeng Tenaga Kesehatan dan Komunitas Gencarkan Literasi Tanaman Herbal

Literasi Tanaman Herbal
Peserta workshop dan pelatihan tentang upaya kesehatan bersumber daya masyarakat (UKBM) berbasis herbal yang digelar PT Vale. / Ist

ReferensiA.id- PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) semakin menggencarkan literasi tanaman herbal kepada masyarakat luas. Salah satu upaya yang dilakukan dengan menggandeng berbagai pihak dalam upaya memperkenalkan produk kesehatan berbahan organik itu.

Melalui program Pengembangan & Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Vale bersinergi dengan Dinas Kesehatan Luwu Timur mengadakan workshop dan pelatihan tentang Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) berbasis herbal di Gedung Ontaeluwu Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, sejak Senin 4 Juli 2022.

Baca Juga:  Perusahaan Tambang Patut Tiru Model Kolaborasi PT Vale, Pemda dan Kampus ATS

Kegiatan itu dihadiri peserta dari tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas Nuha dan anggota Himpunan Penggiat Herbal Organik (HIPHO) Sorowako.

Dalam kegiatan yang berlangsung hingga besok, peserta akan mendapatkan pengetahuan tentang pengobatan tradisional.

Tujuannya, agar keberadaan Panti Sehat yang sebelumnya telah diperkenalkan kepada masyarakat pada awal Juni 2022, dan sebagai kontribusi program PPM PT Vale Indonesia dapat lebih diketahui dan dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat.

Baca Juga:  PT Vale Investasi Rp31 Triliun di Blok Bahodopi Morowali, Gubernur Ingatkan Jaga Lingkungan

Kepala Dinas Kesehatan Luwu Timur, dr Rosmini Pandin menyambut baik kegiatan tersebut.

Menurutnya, selama ini PT Vale terus membuktikan komitmen untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya.

Rosmini memaparkan, karena keberadaan Panti Sehat tergolong baru dan satu-satunya di Sulawesi Selatan, maka penting agar masyarakat punya pengetahuan dasar pengobatan herbal.

Dia berharap pelatihan tersebut bisa dimanfaatkan oleh para peserta untuk diterapkan ke masyarakat luas, sehingga pengobatan budaya herbal untuk sehat dan mandiri itu benar-benar termanfaatkan.