Setelah lulus SMA, Rizaldy kemudian melanjutkan studi ke Universitas Tadulako dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Kota Serang dalam Program Permata Sakti.
Tidak hanya pendidikan formal, Rizaldy juga telah menjalani serangkaian pendidikan non formal yaitu pendidikan Computer oleh LP3I College, Pendidikan Perlindungan dan Pemberdayaan Konsumen oleh YLKI, Pendidikan Karakter dan Kepemimpinan oleh BPM Fakultas Hukum Universitas Tadulako, Akademi Muslim Negarawan KAMDA Serang, dan Paralegal oleh PKPA Sulawesi Tengah.
Pendidikan formal dan non formal yang telah ia tempuh bukan hanya sebatas untuk menerima pembelajaran. Pria asal Kabupaten Sigi ini berhasil mencetak banyak prestasi akademik.
Pada tahun 2019 ia pernah dipercaya oleh Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi untuk mengikuti pertukaran mahasiswa. Ia juga terpilih oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga dalam program Pemuda Mandiri Membangun Desa.
Tak sampai disitu, selama menjadi mahasiswa ia juga meraih sederet prestasi di bidang akademik.
Mulai dari Juara Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat Nasional, Finalis Nasional Debat Konstitusi Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia dan meraih Juara 1 Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Kopertis IX Regional Sulawesi pada tahun 2018. Selain itu, ia pernah meraih Juara 1 Lomba Debat Konstitusi MPR Provinsi Sulawesi Tengah, menjadi delegasi Debat Kontitusi MK Tingkat Regional Timur, dan Delegasi Dalam Dialog Nasional Kebangsaan pada tahun 2017.
Bila ditarik ke belakang tepatnya saat masih menjadi siswa SMA, beberapa prestasi akademik juga pernah ia raih seperti Juara 2 LCC 4 Pilar Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Juara 2 Lomba Cerdas Cermat PPKN, Juara 1 Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kota Palu, Finalis Lomba Artikel Bela Negara Kementrian Pertahanan, dan memiliki riset yang membawanya berhasil menjadi Finalis Nasional pada Indonesia Science Project Olimpiad.
