Tinggalkan Polri, Bos “Radja Penyet Mas Fais” Pilih Jadi Caleg untuk Bantu Pelaku UMKM di Sulteng

Mas Fais
Fais Arfianto atau yang lebih dikenal dengan nama Mas Fais (tengah) memberikan keterangan terkait pilihannya maju sebagai Caleg dan meninggalkan karier di Polri. / ReferensiA.id

ReferensiA.id- Fais Arfianto memilih mengakhiri secara dini kariernya sebagai polisi. Ia meninggalkan Polri dan memilih jalur politik untuk membantu masyarakat, khusunya pelaku UMKM di Sulawesi Tengah.

Bos usaha kuliner “Radja Penyet Mas Fais” itu secara resmi mundur dari Polri per 1 April 2023. Dia lalu memilih bergabung partai Hanura, dan memantapkan diri maju sebagai calon legislatif (Caleg) untuk DPRD Sulteng dari daerah pemilihan Kota Palu pada Pemilu 2024 mendatang.

Mas Fais, begitu dia akrab disapa, mengaku memilih jalur politik praktis untuk mewujudkan impiannya membantu mengembangkan usaha para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di daerah itu.

“Alhamdulillah hari ini saya menjadi bagian Partai Hanura. Semoga ke depan kita bisa memberi manfaat lebih banyak lagi terutama ke pelaku UMKM. Karena selama ini kami memang fokus ke UMKM,” katanya.

Dia memang dikenal sebagai sosok polisi yang selama ini juga fokus melakukan pengembangan UMKM di Kota Palu. Pria yang dipercaya sebagai Ketua Kerukunan Keluarga Jawa Sulawesi Tengah (KKJST) Kota Palu itu kerap memberikan pelatihan untuk pengembangan usaha kuliner.

Bermula dari gagasannya membantu para pelaku usaha kuliner ini pula dia kemudian mendapat dorongan dari anggota KKJST untuk maju sebagai salah satu Caleg DPRD Sulteng.

“Kebermanfaatan saya akan kita perluas lagi. Di Polri gaji besar dan kita juga nyaman, tapi kita ingin kebermanfaatan yang lebih luas lagi bagi masyarakat,” ungkap Mas Fais yang ikut rombongan DPD Hanura Sulteng menyerahkan berkas pendaftaran Caleg ke KPU Sulteng. RED

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google NewsIklan Bawaslu Morowali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *