Iklan HUT Morowali PT Vale

Tolak Aktivitas PT KPP, Masyarakat Blokade Jalan Luwuk-Balantak

Tolak Aktivitas PT KPP
Sejumlah masyarakat di Desa Bantayan sempat memblokade jalan sebelum akhirnya dibuka kembali, Kamis 12 Mei 2022. / Humas Polri

 

ReferensiA.id- Sejumlah masyarakat di Desa Bantayan, Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah memblokade jalan dan membakar ban bekas, Kamis 12 Mei 2022.

Blokade jalan tepatnya di Tugu Desa Bantayan, Kecamatan Luwuk Timur, jalan poros Luwuk-Balantak itu dilakukan masyarakat sebagai bentuk protes dan tolak aktivitas PT KPP (Kostrindo Putra Perkasa).

“Sekitar pukul 11.00 Wita akses jalan yang sempat ditutup oleh sebagian warga di Desa Banyatan telah dibuka setelah kami bersama Danramil (Danramil Luwuk 1308-01 Letda Inf Romel Kamea) menemui warga yang melakukan aksi,” kata Kapolsek Luwuk AKP Candra.

Baca Juga:  4 Smelter PSN di Sulteng Plus PT Vale Butuh Pasokan Listrik, Begini Penjelasan PLN

Kapolsek Luwuk bersama Danramil mengimbau warga Desa Bantayan yang melakukan aksi untuk membuka jalur lantaran tindakan tersebut mengganggu kepentingan umum.

“Kami menyampaikan bahwa aksi ini mengganggu masyarakat maupun penngguna jalan lainya yang akan melintas serta aksi tersebut melanggar hukum dan bisa diproses hukum sesuai undang-undang yang berlaku,” jelas Kapolsek seperti dikutip di laman resmi.

Baca Juga:  PT Vale Komitmen Terapkan Good Mining Practice di Blok Bahodopi Morowali

Sekitar pukul 12.15 Wita dilakukan pertemuan penyelesaian permasalahan dan tuntunan warga Desa Bantayan terkait penolakan aktivitas perusahaan pengolahan batu kapur PT. KPP di kantor Kantor Desa Bantayan yang difasilitasi oleh pihak Polsek Luwuk dan Danramil Luwuk 1308-01.

“Namun dalam pertemuan tersebut perwakilan pihak perusahaan PT. KPP tidak hadir sehingga masyarakat pemilik lahan meminta dilakukan pertemuan kembali dengan menghadirkan managemen perusahaan yang direncakanan pada Jumat 13 Mei 2022 di Kantor Desa Bantayan,” imbuh AKP Candra.