Iklan HUT korpri

UIN Datokarama Palu Bakal Buka Empat Prodi Baru, Salah Satunya Psikologi

UIN Datokarama Palu
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Prof Abidin Djafar. / uindatokarama.ac.id

ReferesiA.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Sulawesi Tengah bakal membuka empat program studi (prodi) baru, salah satunya psikologi. Saat ini, pimpinan kampus sedang mempersiapkan dokumen untuk selanjutnya diajukan ke pemerintah pusat.

Selain prodi psikologi tiga prodi lainnya yang akan diajukan adalah prodi kesehatan masyarakat, sistem informasi, dan teknik informatika. Berdasarkan pangkalan data, prodi tersebut banyak diminati.

Baca Juga:  Rektor UIN Datokarama Minta Dukungan DPRD Agar Pemprov Hibahkan Lahan Golni

Adapun psikologi dan kesehatan masyarakat akan bernaung di bawah fakultas kesehatan masyarakat. Sedangkan, sistem informasi dan teknik informatika di fakultas sains dan teknologi.

“Iya, ini sedang kami siapkan segala dokumen yang berkaitan dengan dua fakultas tersebut dan akan segera diusulkan ke pemerintah pusat di Jakarta,” kata Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Prof Abidin Djafar, seperti dikutip dari laman resmi UIN Datokarama Palu, Sabtu 8 Januari 2022.

Baca Juga:  Alimuddin Pa'ada Bicara Soal Radikalisme di Seminar Legislasi Nasional UIN Datokarama Palu

Prof Abidin menerangkan pengembangan fakultas merupakan satu keharusan, seiring dengan terjadinya perubahan bentuk kelembagaan dari IAIN Palu menjadi UIN Datokarama Palu.

“Karena menjadi universitas, maka telah dimungkinkan untuk membuka fakultas-fakultas umum, karena itu kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan baik,” sebutnya.

Selain itu, kata dia, Pemerintah Pusat telah mencabut moratorium pengusulan pembukaan program study dan fakultas baru, sehingga hal itu menjadi kesempatan bagi UIN Datokarama mengembangkan kelembagaan dan keilmuan.

Baca Juga:  UIN Datokarama Palu Dukung DMI Sulteng Kembangkan Kompetensi Pegawai Syara

“Maka sesuai dengan ketersediaan SDM yaitu dosen, serta melihat kebutuhan masyarakat, serta ketersediaan kurikulum yang menunjang, maka disepakati untuk membuka dua fakultas tersebut,” katanya.