Sementara itu, Hadianto Rasyid menyampaikan 35 program pengembangan di hadapan warga Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga.
Hadianto memaparkan program kerja tersebut sebagai langkah untuk membantu masyarakat. Selain itu, dapat menata Kota Palu lebih berkembang dan maju setara daerah lain di Indonesia.
“35 program itu terbagi 6 agenda. Terdiri dari sumber daya manusia ada 6, lingkungan ada 5, pengembangan kota ada 7, ekonomi ada 7, pemerintahan ada 4, dan pelayanan dasar 7 agenda,” sebutnya.
Dia ungkapkan, masalah yang sering terjadi di Kota Palu ini 85 persen adalah drainase. Namun, ia mengaku bahwa untuk periode selanjutnya masalah tersebut akan segera diselesaikan.
“Olehnya, saya meminta warga Nunu sampaikan apa yang menjadi saran terkait hal yang belum tuntas. Karena itu akan membantu saya untuk menguatkan kerja di periode selanjutnya,” pintanya.
Hadianto kembali sosialisasi program Aplikasi Sangu Palu. Dia menyarankan kepada warga agar menginstal aplikasi Sangu Palu di smartphone masing-masing.
“Aplikasi ini bisa membantu warga mengakses berbagai layanan, mulai dari bantuan kedaruratan, bantuan UMKM, bantuan bedah rumah, hingga laporan langsung ke Wali Kota Palu,” jelasnya. ***
