Yanti menutup dengan menyatakan bahwa permasalahan ini bukan hanya isu daerah tetapi juga nasional.
“Kami berharap aturan yang mendukung keberlangsungan usaha pengolahan kelapa dapat segera dibuat,” ujarnya.
Rapat ini mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat industri kelapa demi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah dan keberlanjutan ekonomi nasional. ***
