ReferensiA.id- Anggota DPRD Kota Palu, Andris mendorong Hutan Sagu di wilayah Kelurahan Duyu jadi destinasi wisata baru, untuk menopang perekonomian masyarakat, sekaligus melestarikan keberadaan ekosistem hutan sagu.
Hal itu diungkap politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang duduk di DPRD Palu dari Daerah Pemilihan Palu Timur – Tatanga itu saat menggelar reses di wilayah Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Selasa 3 Februai 2026.
Reses Andris kali ini terbilang unik, karena dilaksanakan di antara belantara pepohonan sagu. Ia sengaja menggelar reses di lokasi tersebut, sembari mendatangkan Camat, Lurah, hingga RT/RW dan masyarakat untuk membahas gagasannya sekaligus menyerap aspirasi kelompok masyarakat yang selama ini menjadikan pohon sagu di sana sebagai salah satu sumber kehidupan.
“Kenapa saya melaksanakan reses di sini, di hutan sagu, supaya sekaligus untuk memberikan imbauan kepada masyarakat agar hutan sagu ini kita pertahankan,” kata Andris.
Hutan sagu yang dikenal bisa menjaga ketersediaan air menjadi penting. Sehingga, ia berharap kepedulian semua pihak untuk melestarikan keberadaan hutan sagu di wilayah Kelurahan Duyu tersebut.
Andris juga berharap tidak ada pihak yang memperjualbelikan lahan hutan sagu yang ada. Untuk memperkuat harapan itu, Andris bahkan mendorong agar lahir peraturan daerah (Perda) terkait hutan sagu, serta mendorong agar lokasi itu jadi destinasi wisata.
“Silakan dikelola, tapi jangan diperjualbelikan. Nanti pemerintah desa, Rt/RW kita bahas bersama, mana batas-batas dan batasan jual-belinya,” ujar legislator yang selalu tampil santai itu.
Untuk mewujudkan lokasi itu menjadi tujuan wisata, Andris pun berjanji akan menggelontorkan sebagian besar anggaran dari pokok-pokok pikiran (pokir) untuk pengembangan dan pembangunan infrastruktur penunjangnya.
