Ia menambahkan, proses melalui musrenbang kerap terkendala keterbatasan anggaran, sementara melalui pokir DPRD, pihaknya dapat lebih leluasa memperjuangkan aspirasi berdasarkan daerah pemilihan.
Sementara itu, perwakilan Dinas Perkim menjelaskan bahwa survei dan pengukuran di wilayah Bumi Roviga sudah dilakukan beberapa kali. Namun, sejumlah program tidak terlaksana akibat efisiensi anggaran.
Reses ini diakhiri dengan harapan agar aspirasi warga dapat segera ditindaklanjuti, terutama untuk peningkatan infrastruktur dasar yang mendukung kualitas hidup masyarakat di Bumi Roviga, Tondo. ***
