“Itulah tujuan peserta KKN di tempat wisata dan menggandeng dengan Dinas Pariwisata Touna,” katanya.
Marjun mengingatkan peserta KKN untuk tetap menjaga nama baik almamater Unisa Palu, kebudayaan dan melihat lingkungan masyarakat agar bisa berbaur dengan masyarakat.
“Jadi nanti ada juga observasi bagi peserta KKN saat tiba di lokasi yang sudah ditentukan panitia,” ujar Marjun dan selanjutnya membuka kegiatan pembekalan KKN ke-49.
Pemateri Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Kabupaten Touna, Titin menyampaikan bahwa Kabupaten Touna menjadikan sektor wisata sebagai ujung tombak dalam pembangunan daerah. Saat ini, Touna melakukan penguatan pengunjung wisatawan lokal.
“Kita juga telah memiliki lembaga pemuda di desa, namun perlu diketahui kami masih membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM), sehingga kita menggandeng mahasiswa KKN untuk bisa memberikan penguatan di lembaga desa dan juga masyarakat desa,” tambahnya. RED
