“Harapan kami, Komisi II DPR RI bisa mendorong lahirnya regulasi yang tegas dan berpihak pada kepentingan daerah. Ini penting agar BUMD dan BLUD bisa dikelola lebih profesional, transparan, dan akuntabel,” lanjutnya.
Gubernur Anwar juga menyampaikan apresiasi atas masukan dari Longki Djanggola dan menilai kolaborasi dengan para tokoh nasional asal Sulteng sangat penting untuk pembangunan daerah.
“Masukan Pak Longki tentu menjadi perhatian kami. Saya yakin dengan komunikasi dan sinergi yang baik, kita bisa membawa perubahan nyata bagi masyarakat Sulawesi Tengah,” ujarnya.
Longki sendiri menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan di daerah yang pernah ia pimpin dua periode itu.
“Saya akan terus berkomunikasi dengan Pak Gubernur demi kemajuan Sulawesi Tengah,” ucap Longki, seraya memberi apresiasi terhadap program “Berani” yang diusung Anwar Hafid.
“Langkah Pak Gubernur sudah bagus. Program Berani itu saya apresiasi,” tutup politisi Gerindra tersebut. ***
