“Kalau Bank Dunia tidak mau keluarkan (dana untuk bangun huntap). Saya bisa. Bicara dengan BNI, 1.000 rumah dulu, nanti tahun depan atau dua tahun dibayar,” jelasnya.
Sebab, kata Rusdy Mastura penyintas telah menderita menunggu huntap. “Ini rakyat kita menderita,” katanya.
Hanya saja, Gubenur belum mengambil opsi pinjaman ke bank. Dia masih menunggu proses yang sedang berjalan, termasuk soal penyediaan lahan. Namun jika buntu, maka ide itu bakal direalisasikan. RED
