Begini Upaya 5 Band Asal Poso Melawan Perusakan Lingkungan dan Merawat Toleransi Lewat Lagu

Poso
Ist

Padahal, ada masalah yang belum selesai yakni trauma yang masih membekas pada sebagian orang akibat konflik masa lalu.

Konflik horisontal di Poso yang sudah berlalu lebih dari 20 tahun lalu, ditambah munculnya aksi-aksi terorisme di antara 2005-2018 mengawetkan ingatan buram bukan hanya pada orang luar, tapi juga sebagian orang Poso.

Hal itu dituangkan duet folk Guritan Kabudul yang digawangi Riston Pamona dan Raymond Kuhe dalam lagu Sampuraga.

Liriknya bercerita tentang seorang tua yang tinggal di sebuah desa terpencil di antara Kabupaten Poso dan Tojo Unauna yang mengira masih ada konflik horisontal yang terjadi di wilayah ini.

“Pak tua ini bahkan masih terus waspada karena mengira akan ada serangan yang datang ke kampungnya” kata Riston Pamona, vokalis Guritan Kabudul tentang sosok yang mereka ceritakan di lagu Sampuraga.

Saiful Dunda mengatakan lima lagu di album Satuara selanjutnya bisa segera dinikmati lewat berbagai platform mulai dari spotify, apple music dan youtube.

Dia berharap, pesan yang disampaikan para musisi bukan cuma didengarkan, tapi mempengaruhi pendengarnya dan berbuah tindakan untuk menjaga lingkungan, merawat toleransi dan membuat kaum muda semakin peduli pada sesama manusia, juga seluruh ekosistem di alam semesta. RED

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News
Exit mobile version