“Saat ini kami baru menyediakan bibit mangrove sebanyak 2.000 utk ditanami dan akan terus menanam hingga kawasan di pantai marina ini kembali pulih” sebutnya.
Kegiatan ini diinisiasi oleh karang taruna dan Kelompok pemuda peduli mangrove bersama Relawan untuk Orang dan Alam (ROA) didukung oleh Yayasan KEHATI melalui program Solusi Pengelolaan Lanskap Darat dan Laut Terpadu di Indonesia (SOLUSI), kerja sama antara BAPPENAS dan pemerintah Jerman (BMUV) melalui Inisiatif Iklim Internasional (IKI).
Program ini bertujuan menangani degradasi lahan dan laut, serta meningkatkan ketahanan ekosistem dan mata pencaharian masyarakat terhadap perubahan iklim. Red
