ReferensiA.id- Komitmen PT Vale Indonesia dalam menerapkan keberlanjutan di semua lini operasionalnya sudah banyak bukti. Termasuk dengan memastikan udara dan lingkungan tidak tercemari oleh aktifitas produksi nikel yang menghasilkan debu.
Perseroan gabungan di bawah MIND ID ini mengelola debu hasil produksi nikel menggunakan teknologi terbarukan untuk meminimalisir pencemaran udara, agar tetap berada di bawah ambang batas.
Dalam proses produksi nikel, debu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari setiap tahapannya. Karena itu, pengelolaannya menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan, keselamatan dan lingkungan.
Di PT Vale, debu produksi nikel tidak langsung dilepas ke udara, melalui serangkaian teknologi pengendalian emisi, partikel debu disaring, ditangkap dan dimanfaatkan kembali dalam proses produksi karena masih memilik nilai ekonomis.
Jika tidak terkelola dengan baik, debu yang dihasilkan saat memproduksi nikel dapat berdampak pada kesehatan dan lingkungan.
Sebagi bentuk komitmen terhadap keberlanjutan, debu hasil olahan PT Vale pun tidak langsung dilepas ke udara.
Teknologi yang dimiliki PT Vale menyaring partikel besar dari debu yang dihasilkan, begitu pula debu halusnya, ditangkap oleh electrostatic precipitator atau ESP menggunakan listrik agar menempel dan turun ke penampungan.
Bahkan debu disaring menggunakan ratusan filter kain seperti kopi berskala industri. sehingga udara yang keluar bisa dipastikan sudah jauh lebih bersih.
Menariknya, debu yang tertangkap tidak dibuang, tapi dikumpulkan dan diolah kembali karena masih memiliki nilai ekonomis.
Bukan cuma debu, manajemen PT Vale juga memastikan parameter penting seperti oksigen, oksida nitrogen, sulfur dioksida dan gas tidak berwarna, bercaun serta mudah terbakar, dijaga tetap dalam batas aman.
