Sebagai tindak lanjut, pemerintah desa bersama kelompok masyarakat berkomitmen untuk membentuk tim kecil yang akan merancang sistem pengelolaan sampah skala desa, termasuk kampanye edukasi dan uji coba bank sampah.
Narasumber FGD Muhamad Akib menegaskan dalam proses pengolahan sampah mesti dilakukan dari hulu hingga hilir dan hal itu membutuhkan political will dari pengambil kebijakan untuk bersama-sama dalam mewujudkan pengolahan sampah berkelanjutan.
Kegiatan FGD ini didukung oleh Yayasan KEHATI melalui Solusi Pengelolaan Lanskap Darat dan Laut Terpadu di Indonesia (SOLUSI) merupakan kemitraan antara pemerintah Indonesia (BAPPENAS) dan pemerintah Jerman (BMUV) melalui Inisiatif Iklim Internasional (IKI) yang diimplementasikan secara bersama oleh konsorsium untuk menangani degradasi lahan dan bentang laut di Indonesia, dengan meningkatkan ketahanan ekosistem, serta mata pencaharian yang dapat beradaptasi terhadap perubahan iklim. Red
