News  

Dua Pelajar di Kota Palu Jual Senjata Api dengan Harga Rp2 Juta, Ternyata Hasil Curian

Pelajar di Kota Palu
Ist

“Kedua tersangka langsung dibawa ke Polresta Palu untuk interogasi lebih lanjut,” jelas dia.

Selama interogasi, kedua pelaku mengakui masih ada satu butir amunisi yang tertinggal di rumah salah satu pelaku di Jalan Merpati. Tim Resmob Tadulako segera bergerak ke rumah pelaku tersebut untuk mengamankan amunisi yang dimaksud.

Adapun barang bukti yang telah berhasil diamankan oleh Kepolisian yakni 1 buah senjata api jenis Sig Sauer, 10 butir amunisi aktif kaliber 9 x 19mm dan 1 buah sarung senjata merek SIG.

“Dari fakta-fakta yang ditemukan di lapangan, diduga kedua tersangka, AL dan MD melintas di Jalan Lagarutu pada tanggal 29 Oktober 2023 sekitar pukul 05.00 pagi. Mereka singgah di Masjid Nurul Imanuntuk untuk buang air kecil, mereka melihat di depan kios Nadia ada seseorang terbaring, Setelah didekati mereka menemukan senjata api yang tergeletak sekitar 1 meter dari orang tersebut. Diduga pelaku mengambil senjata tersebut dan membawanya pulang.”

“Kedua tersangka kemudian sepakat untuk menjual senjata api tersebut kepada seorang informan dengan harga Rp2 juta,” jelas Barliansyah.

Kedua tersangka kemudian menuju rumah informan di Jalan Danau Talaga, tetapi upaya mereka untuk menjual senjata api ini tidak berhasil karena paman informan tidak berani membelinya.

Sementara itu, Tim Resmob Tadulako akan terus mengusut kasus ini dan memastikan semua pihak yang terlibat bertanggung jawab atas perbuatan mereka. RED

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News
Exit mobile version