Sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap masyarakat lokal, pengembangan proyek ini telah menciptakan ribuan lapangan kerja serta menghadirkan program pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan, pendidikan, dan infrastruktur sosial.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Morowali, Yusman Mahbub mengungkapkan Pemda Morowali memberikan dukungan penuh atas investasi PT Vale di Kabupaten Morowali.
Dia mengucapkan selamat sekaligus apresiasi atas progres proyek PT Vale di Morowali yang harapannya dapat mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Morowali serta membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat lokal dan kemitraan dengan pelaku usaha kecil dan menengah.
“Kita berharap keberadaan PT Vale Indonesia yang menjadi kebangaan kita semua, yang memang ditunggu-tunggu Pemerintah Kabupaten dan masyarakat benar-benar memberikan kontribusi yang baik terhadap PAD dan bisa mempekerjakan masyarakat siap kerja dan bermitra dengan UMKM,” ungkap Yusman, di sela-sela sambutannya saat menghadiri acara peresmian sejumlah fasilitas strategis dan penjualan bijih nikel perdana Blok Bahodopi.
PT Vale IGP Morowali Menuju Fase Operasi September 2025
Dijadwalkan untuk mulai beroperasi pada September 2025, IGP Morowali diproyeksikan menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi di wilayah Indonesia Timur.
Proyek ini tidak hanya akan memperkuat pasokan industri hilir dalam negeri, tetapi juga menyampaikan pesan kuat bahwa pertambangan modern harus sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
“Kami memastikan bahwa pengembangan proyek ini tetap menjaga keseimbangan antara produktivitas dan pelestarian lingkungan, serta mendukung pemberdayaan masyarakat lokal,” kata Head of Bahodopi Project PT Vale, Wafir.
Pencapaian Morowali ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik dan investor terhadap arah strategis PT Vale.
