Kejurnas Lari Trail Pertama Digelar di Sulteng, Diikuti 105 Atlet

Kejurnas lari trail pertama
Kejurnas pertama ALTI dibuka secara resmi, Jumat 15 Juli 2022. / ReferensiA.id

Hal serupa juga menjadi harapan Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Sulawesi Tengah Syaifullah Djafar.

Selain itu, ia berharap ALTI Sulteng bisa memberikan prestasi terbaiknya di Kejurnas ini.

“ALTI ini baru beberapa bulan terbentuk di Sulteng dan sudah bisa ikut berpartisipasi. Dalam Fornas (Festival Olahraga Rekreasi Nasional) ALTI (Sulteng) dapat 3 medali, 1 emas dan dua perak. Mudah-mudahan di Kejurnas ini bisa menambah medali,” ujarnya.

Melihat antusias atlet lari trail yang begitu tinggi, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulteng Nizar Rahmatu berharap kedepan ALTI bisa menjadi salah satu olahraga yang diertandingkan di PON 2024.

Sebagai bentuk dukungannya, KONI Sulteng bahkan telah memasukkan dua nomor cabor ALTI pada Porprov yang bakal digelar oleh KONI Sulteng.

“Memang membangun olahraga tidak ada untungnya, tapi bagaimana kita dapat harga diri, kebanggan dan martabat. Saya berharap akan digelar lagi (kejuaraan) lebih besar. Di Porprov ALTI juga sudah kita masukkan dua nomor,” sebut Nizar.

“Semoga di PON ALTI menjadi cabor yang sudah dieksebisikan. Tentu karena sudah masuk prestasi juga harus mulai masuk ke KONI. Ada di KORMI juga ada di KONI,” katanya.

Untuk diketahui, Kejurnas ALTI yang digelar di Sulawesi Tengah ini merupakan Kejurnas pertama sejak berdirinya ALTI pada 5 tahun lalu, 2017.

Pada Kejurnas ini, atlet dari 15 provinsi yang akan berebut medali merupakan atlet yang telah diseleksi dan merupakan atlet erbaik dari daerah masing-masing. RED

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News
Exit mobile version