“Peningkatan kuantitas dan kualitas produksi pertanian Sulteng dilaksanakan agar peluang tersebut dapat berdampak nyata bagi kesejahteraan petani dan masyarakat Sulteng secara umum,” ujar dia.
Kemudian upaya pengembangan industri pendukung seperti retail business district di sekitar kawasan industri pengolahan untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi yang tinggi.
“Program yang dapat dilakukan adalah dengan pengembangan kawasan perbelanjaan dan perumahan/real estate yang diharapkan mampu membuka peluang lapangan kerja semakin besar,” lanjut Kepala BI Sulteng.
Lalu upaya perluasan kesempatan kerja bagi angkatan kerja Sulteng pada sektor industri pengolahan yang dapat dilaksanakan melalui beberapa program, diantaranya:
Pemetaan skill atau kualifikasi keahlian seperti apa yang dibutuhkan oleh industri (dapat dilakukan oleh pemerintah daerah bersama dengan industri dan akademisi), sehingga upaya pengembangan skill bisa menjawab kebutuhan pelaku industri.
“Berdasarkan informasi yang telah didapat, langkah selanjutnya adalah dengan meningkatkan berbagai upaya untuk meningkatkan skill angkatan kerja pada lembaga pendidikan.”
“Upaya tersebut bukan hanya menjadi peran pemerintah daerah namun juga dapat menjadi sinergi yang melibatkan berbagai pihak termasuk optimalisasi peran Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan di industri pengolahan dan pertambangan bagi daerah sekitar yang dapat diaplikasikan dalam bentuk program pendidikan keahlian,” tegasnya. RED
