Ketua Komisi I DPRD Sulteng Hadiri Pelantikan Komisioner KPID, Dorong Penguatan Penyiaran Lokal yang Berintegritas

Komisi I dprd
Bartholomeus Tandigala (paling kiri). / Ist

ReferensiA.id- Ketua Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Bartholomeus Tandigala, menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sulawesi Tengah yang digelar di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Senin 4 Agustus 2025.

Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dihadiri Komisioner KPI Pusat, Mohammad Hasrul Hasan, serta Plt Kepala Dinas Kominfo Santik, Wahyu Agus Pratama.

Dalam kesempatan itu, Bartholomeus menyampaikan ucapan selamat kepada para komisioner yang baru dilantik, sembari berharap mereka dapat mengemban amanah dengan integritas, profesionalisme, dan dedikasi tinggi.

“KPID memiliki peran strategis dalam menjaga marwah penyiaran lokal agar tetap sehat, berimbang, edukatif, serta memperkuat identitas dan budaya lokal di tengah derasnya arus informasi global,” ujar Bartholomeus.

Ia menegaskan bahwa DPRD Sulteng akan terus memberikan dukungan terhadap kerja-kerja KPID selama dijalankan sesuai aturan, etika, dan berpihak pada kepentingan publik.

“Kami mendorong KPID untuk membangun sinergi dengan semua pihak — mulai dari lembaga pemerintah, DPRD, pelaku industri penyiaran, hingga masyarakat sipil — agar tercipta ekosistem penyiaran yang sehat dan berkelanjutan,” tambahnya.

Menurut Bartholomeus, penegakan regulasi penyiaran harus berjalan seiring dengan pendekatan pembinaan, sehingga media lokal tidak hanya tunduk pada aturan, tetapi juga mampu berkembang secara kreatif dan adaptif terhadap tantangan zaman.

Ia menutup sambutannya dengan optimisme bahwa komisioner KPID yang baru dilantik merupakan putra-putri terbaik daerah yang akan membawa perubahan positif bagi dunia penyiaran di Sulawesi Tengah.

“Penegakan regulasi penyiaran harus tetap dijalankan, namun juga perlu diiringi pendekatan yang membina, agar ekosistem penyiaran semakin berkualitas dan adaptif terhadap tantangan zaman,” ujarny. ***

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News
Exit mobile version