News  

KKJ Sulteng Resmi Terbentuk untuk Jamin Keamanan Jurnalis di Daerah

KKJ Sulteng
Deklarasi KKJ Sulteng oleh sejumlah perwakilan organisasi pers, organisasi media dan organisasi sipil. / Ist

Karena itu, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Palu bersama Jurnalisme Aman menggelar pelatihan keamanan jurnalis dan pembentukan Komite Keselamatan Jurnalis Sulteng.

Ketua IJTI Sulteng, Rolis Muhlis menyambut baik kehadiran KKJ Sulteng, dan berharap KKJ Sulteng bisa menjadi rumah baru bagi jurnalis di Sulteng dalam hal advokasi bersama bila ada kasus-kasus kekerasan terhadap jurnalis. Sehingga kedepan KKJ, bisa menjadi wadah melindungi kerja-kerja jurnalis di Sulteng.

Program Officer Jurnalisme Aman Yayasan Tifa, Arie Mega menyampaikan, Pemetaan kekerasan yang kemudian dilakukan Jurnalisme Aman 15-19 Oktober 2024, menunjukkan aktor yang melakukan kekerasan masih sama. Namun, dalam pemetaan terbaru, aktor kekerasan terhadap jurnalis justru dari atasan sendiri dan satpam perusahaan.

“Hal itu terjadi saat wartawan melakukan liputan untuk topik Proyek Strategis Nasional (PSN). Padahal, jumlah PSN di Sulawesi Tengah semakin banyak. Ini berkolerasi dengan kekhawatiran kekerasan saat peliputan PSN akan semakin tinggi,” ucap Arie.

Adapun trainer dalam kegiatan ini, Koordinator Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Nasional, Erick Tanjung, yang juga Koordinator Divisi Advokasi AJI Indonesia serta Ridwan Lapasere, anggota Advokasi AJI Indonesia.

Erick juga memfasilitsi terbentuknya KKJ Sulteng, yang terdiri dari Organisasi Pers Konstituen Dewan Pers di Sulteng dan sejumlah advokat dari sejumah organisasi pers di Kota Palu.

KKJ Sulteng sendiri terbentuk atas prakarsa dari PWI Sulteng, IJTI Sulteng, AJI Palu, AMSI Sulteng, dan PFI Palu dan melibatkan sejumlah advokat dari Jatam Sulteng, LBH-APIK dan LPS HAM.

Dalam pertemuan tersebut disepakati Koordinator KKJ Sulteng, diemban Moh Arief dari AJI Palu, Sekretaris KKJ Sulteng, Kristina Natalia, serta Bendahara, Indrawati Zainuddin dari AMSI Sulteng

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News
Exit mobile version