Kepala Bidang Pemberdayaan Tenaga Kerja Disnaker Kabupaten Luwu Timur, Hariyadi Hamid, menegaskan program ini merupakan bagian dari prioritas pertama Pemda dalam memperkuat daya saing SDM lokal.
“Harapan kami peserta memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, karena pelatihan berbasis kompetensi adalah kunci agar Luwu Timur mampu maju dan sejahtera,” ujarnya.
Direktur Poliwako, Harjuma, menambahkan, “Peserta tidak hanya mendapat keterampilan teknis, tapi juga dua sertifikat resmi yang akan memudahkan mereka dalam melamar pekerjaan. Ini adalah langkah konkret agar lulusan siap kerja dengan standar industri.”
Bagi Muhammad Nur Adnan, peserta asal Desa Balambano, kesempatan ini adalah pintu masa depan.
“Saya optimis bidang kelistrikan sangat dibutuhkan di masa mendatang. Semoga keterampilan ini bisa menjadi bekal saya untuk bersaing, dan program seperti ini terus berlanjut untuk membuka peluang kerja bagi generasi muda,” ungkapnya. ***
