Menakar Peluang Widya Kastrena di Pilkada Donggala 2024

Widya Kastrena
ReferensiA.id

Mengutip pandangan pengamat politik Sulawesi Tengah Slamet Riyadi Cante bahwa pindahnya Kasman Lassa yang saat ini masih menjabat sebagai Bupati Donggala berpengaruh terhadap internal dan kekuatan masing-masing partai, baik Nasdem maupun PAN.

“Berpindahnya Pak Kasman Lassa ke partai lain, merupakan pilihan politik beliau. Dalam perspektif sosiologi politik, tentunya elektabilitas partai Nasdem sedikit terganggu, khususnya di Kabupaten Donggala,” ungkap akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tadulako (Untad) tersebut kepada ReferensiA.id, Senin 10 Januari 2022.

Alasannya, kata dia, karena Kasman Lassa saat ini masih menjabat sebagai bupati. Popularitas Kasman karena jabatannya sebagai bupati dianggap dapat berpengaruh terhadap elektabilitas partai yang dipimpinnya. “Bisa saja ke depan elektabilitas PAN akan lebih baik di kabupaten Donggala,” ujar pengamat politik itu.

Nah, jika PAN bisa lebih baik, maka akan memuluskan langkah Widya ke Pilkada 2024. Ingat bahwa, pemilih memilih bukan karena partainya, tapi karena figur caleg. Hal itu terbukti dari pemilu sebelum-sebelumnya. Pemilih yang mencoblos langsung calon jauh lebih besar dibandingkan yang hanya mencoblos tanda gambar partai politik.

Jika PAN sukses di Pemilu 2024, maka besar kemungkinan Widya akan didorong maju Pilkada Donggala 2024. Tapi, jika pun tidak melalui partai politik, maka bisa saja melalui jalur perseorangan atau independen seperti yang dilakukan ayahnya pada Pilkada Donggala 2013.

Sebagai gambaran, bahwa pada Pemilu 2019, Widya menyumbang 2.226 suara untuk Nasdem di dapil 1 Donggala (Banawa dan Banawa Tengah). Widya tercatat sebagai peraih suara terbanyak dibandingkan calon dari partai lainnya di dapil tersebut. Widya kini gencar menemui masyarakat, termasuk di luar Banawa dan Banawa Tengah. RED

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News
Exit mobile version