Polisi Sebut Pak Guru Ahli Merakit Bom, Berikut Biodata dan Catatan Kriminalnya

Pak Guru
Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Rudy Sufahriadi memperlihatkan foto DPO kelompok MIT Poso yang baru saja dilumpuhkan oleh Tim Satgas Madago Raya. / Ist

Selanjutnya, pada pukul 22.55 Wita, tim evakuasi memberangkatkan jenazah dari TKP menuju ke Desa Gayatri, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso.

Dari Desa Gayatri, jenazah diberangkatkan menuju ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Palu menggunakan ambulans.

Selain evakuasi jenazah Pak Guru, polisi mengamankan barang bukti di TKP di antaranya 2 buah bom lontong dan 1 pucuk senjata revolver. Selain itu, 1 buah tas ransel besar yang berisi buah alpukat dan sejumlah barang bukti lainnya.

Sementara itu, dari Palu Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto mengungkapkan, berdasarkan data kriminal sejak tahun 2017 sampai dengan tahun 2021, Askar alias Jaid alias Pak Guru telah terlibat dalam 10 kasus pembunuhan terhadap warga sipil baik di Kabupaten Poso, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Parigi.

Didik Supranoto dalam siaran pers tidak memaparkan 10 catatan kriminal yang dimaksudkan.

Namun, dari informasi yang dihimpun ReferensiA.id, 10 peristiwa yang diduga melibatkan Pak Guru yakni:

1. Kasus pembunuhan di Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong pada tanggal 3 Agustus 2017, korban atas nama Simon Suju.

2. Kasus pembunuhan di Desa Salubanga, Kecamagan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong tanggal 30 Desember 2018, korban atas nama Ronal Batau alias Anang.

3. Pembunuhan di Pegunungan Penghulu Kanan, Desa Berdikari, Kecamagan Palolo, Kabupaten Sigi tanggal 23 Mei 2019, korban atas nama Njue.

4. Pembunuhan di Pegunungan Batu Tiga, Desa Tindaki, Kecemaga  Parigi Selatan, Kabupatem Parigi Moutong tanggal 25 Juli 2019, korban atas nama Tamar dan Patte.

5. Pembunuhan di perkebunan Dusun Sipatuo, Desa Kilo, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupate  Poso tanggal 7 April 2020, korban atas nama Rattapo alias Daeng Tapo.

6. Pembunuhan di Pegunungan KM9, Desa Kawende, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabuapaten Poso tanggal 19 April 2020, korban atas nama Ambo Ajeng alias Papa Angga.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News
Exit mobile version