Produksi Nikel PT Vale Naik, Laba Melonjak 32 Persen di 2025

PT Vale Indonesia
Produksi nikel PT Vale naik sepanjang 2025. / Ist

ReferensiA.id- PT Vale Indonesia Tbk, mencatat kinerja operasional yang solid pada 2025, dengan produksi nikel dalam matte mencapai 72.027 metrik ton (t) sepanjang tahun. Hasil ini menunjukkan peningkatan yang positif dibandingkan 71.311 t yang dicapai pada 2024.

Hal itu disampaikan oleh manajamen PT Vale melalui pengumuman hasil-hasil keuangan yang telah diaudit untuk tahun yang berakhir pada 2025, Senin 16 Maret 2026.

Secara triwulanan, produksi PT Vale triwulan keempat 2025 tercatat sebesar 17.052 t, atau sekitar 12% lebih rendah dibandingkan 19.391 t pada trieulan ketiga 2025, terutama disebabkan oleh kegiatan pembangunan kembali Furnace 3 yang dimulai pada November dan ditargetkan selesai pada Mei 2026.

Dibandingkan dengan triwulan keempat 2024, ketika produksi mencapai 18.528 t, hasil produksi pada triwulan terakhir tahun lalu tercatat sedikit lebih rendah, namun secara keseluruhan produksi sepanjang tahun tetap lebih tinggi.

Presiden Direktur dan CEO PT Vale Indonesia Tbk, Bernardus Irmanto mengatakan, hasil ini mencerminkan komitmen berkelanjutan perseroan dalam menjaga keandalan operasional dan mengelola produksi secara efisien sepanjang tahun.

Selain produksi utama nikel matte, PT Vale juga terus mencatat kemajuan dalam memperluas portofolio komersialnya tahun ini, termasuk melalui penjualan bijih nikel saprolit dari Blok Pomalaa dan Bahodopi.

Pada 2025, penjualan bijih saprolit mencapai 2.316.023 wet metric tons (wmt), dengan volume bulanan tertinggi pada Oktober sebesar 516.167 wmt.

Secara keseluruhan, kata dia, Blok Bahodopi memberikan kontribusi terbesar terhadap penjualan bijih saprolit sepanjang tahun.

“Hal ini mencerminkan kinerja operasional yang stabil serta peningkatan berkelanjutan dalam efisiensi produksi,” katanya.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News
Exit mobile version