Prof Adi Maulana: Tiga Pilar Bangun Sekolah Tangguh Bencana

IMG 20211221 WA0139
PT Vale menggelar webinar secara hybrid di Malili, Luwu Timur, Sulsel, Selasa, 21 Desember 2021. / PT Vale

“Sehingga tercipta sebuah komunitas yang tahu harus kemana dan bagaimana ketika bencana itu datang,” tuturnya pada sosialisasi dan webinar secara online maupun offline.

Sementara itu, Bupati Luwu Timur Budiman mengatakan, edukasi kebencanaan sangat penting diberikan kepada anak-anak. Sebab, kata dia mereka termasuk kelompok rentan saat terjadi bencana, selain perempuan dan lansia.

“Mudah-mudahan ke depan, materi ini dapat dimasukkan ke dalam kurikulum di berbagai jenjang pendidikan. Sehingga ada kesadaran kolekif sejak dini untuk melakukan mitigasi bencana,” kata Budiman.

Kepala Pelaksana BPBD Luwu Timur, Muh Zabur juga memaparkan pentingnya menerapkan sekolah aman bencana. Program tersebut sebagai bentuk pemenuhan hak setiap anak, untuk memperoleh kehidupan yang aman dari bencana selama menempuh pendidikan.

 

PT Vale Bangun Budaya Siaga Bencana

Webinar ini penting mengingat indeks risiko bencana provinsi seluruh Indonesia tahun 2020, Sulsel berada di peringkat kelima dengan tingkat risiko tinggi. Sedangkan Kabupaten Luwu Timur memiliki nilai indeks risiko bencana tertinggi kedua di Sulawesi Selatan.

Warga setempat patut waspada terhadap kondisi tersebut, termasuk generasi muda. Potensi bencana dapat muncul kapan pun dan di mana pun. Oleh karena itu, perlu meningkatkan budaya siaga dan aman menuju sekolah tangguh bencana.

“Kegiatan ini diharapkan dapat membangun kolaborasi lintas sektor. Tujuannya menyediakan rekomendasi dan rencana tidak lanjut dalam membentuk masyarakat siaga bencana, sekaligus mengembangkan program sekolah tangguh bencana,” ujar Wakil Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk, Adriansyah Chaniago.

Dalam menjalankan aktivitas bisnisnya, PT Vale Indonesia Tbk memegang teguh nilai-nilai perusahaan. Salah satunya “Kehidupan adalah yang terpenting”. Selain itu, PT Vale berkomitmen mendorong “obsesi terhadap keselamatan dan pengelolaan risiko” sebagai perilaku utama.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News
Exit mobile version